Radarnesia.com – Aksi pencurian minyak dengan modus menjebol jalur pipa Pertamina yang mengakibatkan terganggunya infrastruktur energi vital di Provinsi Jambi berhasil dibongkar tim gabungan. Suasana di kawasan komersial Kios Pal X, Kota Jambi, mendadak gempar menyusul operasi penangkapan dramatis terhadap seorang warga yang diduga kuat sebagai pelaku utama penjebolan pipa distribusi minyak, Senin pagi, 3 Agustus 2026.
Kasus jebol pipa Pertamina ini menjadi sorotan tajam publik, mengingat tingginya risiko keselamatan serta kerugian besar yang ditimbulkan oleh praktik illegal tapping di wilayah tersebut.
Tim gabungan langsung bergerak cepat menyisir sejumlah titik rawan di jalur pipa lintas wilayah, hingga akhirnya mengarah ke sebuah lokasi strategis di sekitar Kios Pal X, Kota Jambi.
Berdasarkan pantauan di lapangan, aksi kejahatan ini tergolong rapi namun berbahaya. Pelaku sengaja mengontrak sebuah bangunan kios semipermanen di Kios Pal X untuk menyamarkan aktivitas terlarangnya. Dari dalam bangunan tersebut, didapati kondisi pipa minyak telah dibobol dengan aliran minyak mentah yang terus merembes.
Operasi penangkapan yang berlangsung pada pagi hari itu sempat menarik perhatian para pedagang dan warga sekitar. Pelaku yang tidak menyangka pergerakannya telah dipantau secara ketat oleh tim pengamanan Pertamina bersama aparat kepolisian tidak dapat berkutik saat dilakukan penyergapan mendadak.
Sejumlah barang bukti yang diduga digunakan untuk melancarkan aksi penjebolan pipa serta menampung aliran minyak ilegal turut diamankan di lokasi kejadian guna kepentingan penyidikan lebih lanjut.
Officer Communication Relations & CID Pertamina EP Zona 1, Afrianto, secara tegas membenarkan adanya penangkapan pelaku yang diduga melakukan perusakan terhadap infrastruktur energi nasional di kawasan tersebut.






