RADARNESIA.COM – Nama Mursyid Yusmar Sonsang kembali harum di dunia diplomasi pers nasional. Tokoh pers senior Jambi ini tampil sebagai delegasi Indonesia dalam forum yang digelar All China Journalists Association (ACJA), organisasi profesi wartawan terbesar di Tiongkok.

Berdasarkan foto yang beredar Selasa (14/7/2026), Mursyid terlihat mengenakan setelan jas hitam lengkap dasi bermotif. Kaca mata hitam khasnya tak lepas. Namanya terpampang jelas di papan nama delegasi, dengan sejumlah pin kehormatan tersemat di dada.

Kehadiran Mursyid merupakan undangan resmi ACJA. Ia hadir sebagai bagian dari delegasi Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), organisasi konstituen Dewan Pers yang ia juga termasuk salah satu pendirinya di tingkat pusat.

Rekam Jejak Panjang di Dunia Pers

Sepak terjang Mursyid di dunia pers memang tidak diragukan. Ia pernah memimpin Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Jambi selama dua periode berturut-turut dan meninggalkan banyak warisan.

Di antaranya pendirian perpustakaan pertama di Sumatera di lingkungan kantor PWI Jambi, serta keberhasilan membawa Jambi menjadi tuan rumah Hari Pers Nasional (HPN) 2012.

Perhelatan HPN 2012 di Jambi menjadi momen bersejarah. Dihadiri langsung Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono dan menginap dua malam di Jambi. Pada event itu juga terjalin kerja sama antara Polri dan Dewan Pers yang MoU-nya masih diperpanjang hingga kini. Serta dibangunnya Tugu Pers yang kini menjadi ikon Kota Jambi.

Sebagai wartawan televisi swasta pertama di Jambi, suami dari Dr. Asnelly Ridha Daulay ini juga pernah memimpin Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas RI Provinsi Jambi.

Lulusan PPSA Lemhannas Seangkatan Jenderal

Pada 2012, Mursyid menempuh pendidikan di Program Pendidikan Singkat Angkatan (PPSA) Lemhannas RI. Jenjang ini setara dengan pejabat tingkat Jenderal TNI/Polri dan Direktur Jenderal.

Ia satu angkatan dengan sejumlah tokoh nasional seperti mantan KSAD Jenderal TNI (Purn) Mulyono, Letjen TNI (Purn) Doni Monardo, Komjen Pol (Purn) Arif Sulistyanto, mantan Sekjen Kemenhub Leon Muhammad, hingga Komjen (Purn) Pol Condro Kirono.

Raih Kartu Pers Nomor Satu dari Presiden Jokowi

Puncak pengakuan atas dedikasinya datang pada 2021. PWI Pusat menganugerahi Mursyid penghargaan tertinggi berupa Kartu Pers Nomor Satu dalam peringatan Hari Pers Nasional. Penghargaan itu diserahkan langsung Presiden RI Joko Widodo.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas konsistensi dan dedikasi Mursyid sebagai jurnalis yang tumbuh dari pengalaman lapangan.

Selain itu, Mursyid juga dikenal sebagai salah satu tokoh pendiri Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Pusat.

Ia dikenal luas karena jaringan yang kuat dan sikapnya yang merakyat. Mursyid merupakan ayah dari IPTU Fachri Muhammad Mursyid, Kanit Tipidter Polres Bengkalis.

Kehadirannya di forum ACJA Tiongkok menjadi bukti bahwa wartawan daerah juga mampu membawa wawasan dan diplomasi pers Indonesia ke panggung internasional.