RADARNESIA.COM – Komisi III DPRD Kabupaten Tebo melakukan kunjungan kerja ke Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR, Kamis (25/6/2026) untuk menyampaikan aspirasi masyarakat terkait kondisi infrastruktur jalan di Kabupaten Tebo.
Kunjungan didampingi Kasubbag TU dan Kepegawaian Setwan Tebo M. Subhi, S.Sos., M.E, Kabag Hukum Setda Tebo Suparizal, SH, serta Perencana Ahli Muda Bapperida Tebo Dian Saputra, S.TP.
H. Ngatiran, SE Anggota Komisi III DPRD Tebo Fraksi Golkar menyampaikan kondisi jalan di Tebo masih jadi keluhan utama warga. Tercatat sekitar 513 kilometer jalan kabupaten rusak berat, sementara 56 kilometer jalan provinsi rusak ringan hingga berat.
Beberapa ruas jalan provinsi yang disorot: Padang Lamo, Simpang Betung–Pintas, Pintas–Kuamang Kuning, Muara Tebo–Simpang Logpon, Simpang Logpon–Tanjung, dan Simpang Sawmill–Simpang Logpon.
“keterbatasan anggaran daerah akibat kebijakan efisiensi membuat penanganan jalan belum dapat dilakukan secara maksimal. Kami berharap ada perhatian dari pemerintah pusat agar penanganan jalan rusak di Kabupaten Tebo dapat segera direalisasikan demi mendukung perekonomian dan mobilitas masyarakat,” ujar Ngatiran.
Menanggapi hal itu, Kasubbid Wilayah 1B Direktorat Reservasi Jalan dan Jembatan Wilayah I, Pinta Banua Raja Sitanggang, menyarankan Pemkab Tebo mengusulkan ruas prioritas melalui Program Inpres Jalan Daerah. Usulan diajukan kepala daerah dengan melengkapi persyaratan administrasi dan teknis.
Ia mengapresiasi langkah Komisi III DPRD Tebo yang langsung menyampaikan kondisi infrastruktur.
“Diharapkan melalui Program Inpres Jalan Daerah, kebutuhan pembangunan dan perbaikan jalan di Kabupaten Tebo dapat memperoleh dukungan pemerintah pusat guna meningkatkan konektivitas dan pertumbuhan ekonomi masyarakat,” katanya.
Ketua Komisi III DPRD Tebo Dimas Cahya Kusuma menambahkan, pihaknya akan lanjut koordinasi dengan anggota Komisi V DPR RI Dapil Jambi Edi Purwanto untuk perjuangkan dukungan pusat.
“Sinergi antara DPRD, DPR RI, dan pemerintah pusat sangat penting untuk mempercepat realisasi kebutuhan infrastruktur yang jadi aspirasi masyarakat Tebo.”







